Informasi Seputar Printer, Tips dan Trik, Tutorial, dan Artikel Bermanfaat

Cara Mudah Mengelola dan Mengendalikan Emosi

Dorongan melakukan tindakan emosi pada dasarnya adalah dorongan untuk bertindak seketika dalam mengatasi masalah yang ditanamkan secara berangsur-angsur yang terkait dengan pengalaman dari waktu-kewaktu. Kata emosi berasal dari bahasa latin yang berarti movere, yang diartikan bergerak, menggerakkan dan menjauh. Alangkah baiknya sebelum kita mengenal beberapa contoh emosi yang sering dirasakan, kita bagi emosi menjadi sebagai berikut :
  1. Amarah, seperti mengamuk, bengis, benci, jengkel, kesal rasa hati, terganggu, seperti rasa pahit, tersinggung, merasa hebat dan lain sebagainya.
  2. Kesedihan, seperti pedih, sedih, asa dan depresi berat.
  3. Rasa takut, seperti cemas, takut, gugup, khawatir, waspada, tidak senang, tidak tenang, was was, fobia dan panik.
  4. Kenikmatan, seperti bahagia, gembira, riang, puas, terhibur, bangga, takjub, senang sekali, dan lain sebagainya.
  5. Cinta, seperti penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, hormat dan kasih.
  6. Terkejut, takjub, terpana dan lain sebagainya.
  7. Jengkel, hina, jijik, mual, benci, tidak suka, mau muntah dan lain sebagainya.
  8. Malu, rasa salah, malu hati, kesal hati, hina, aib dan hancur lebur.
Cara Mudah Mengelola dan Mengendalikan Emosi

Untuk mengembangkan keterampilan kecerdasan emosional, kita dapat mengenali dan mengembangkan kecerdasan emosi kita seperti berikut ini :
  1. Mengenali emosi dari kesadaran diri, mengenali perasaan sewaktu perasaan yang dirasakan terjadi yang merupakan dasar kecerdasan emosional. Kemampuan untuk memantau perasaan dari waktu-kewaktu yang merupakan hal penting bagi pemahaman diri.
  2. Mengelola emosi, menangani perasaan agar dapat terungkap dengan pas, yaitu kecakapan yang bergantung pada kesadaran diri. Kemampuan untuk menghibur diri, melepaskan kecemasan, kemurungan, atau ketersinggungan, atau akibat-akibat yang muncul karena kegagalan keterampilan emosional dasar ini.
  3. Memotivasi diri, penataan emosi sebagai alat untuk mencapai tujuan adalah hal yang sangat penting dalam keterkaitan memberi perhatian untuk memotivasi diri sendiri, dan menguasai diri serta mampu melakukan kreasi secara bebas.
  4. Memahami emosi orang lain, yaitu kemampuan yang juga bergantung pada kesadaran diri dan memiliki keterampilan bergaul/berinteraksi dengan orang lain. Jika diberikan kemampuan empati yang tinggi dalam situasi seperti demikian, pekerjaan yang cocok untuk individu seperti ini,misalnya bidang keperawatan, mengajar, penjualan dan manajemen.
  5. Membina hubungan, setelah kita melakukan identifikasi, kemudian kita mampu mengenali. Hal lain yang perlu dilakukan untuk dapat mengembangkan kecerdasan emosional, yaitu dengan memelihara hubungan dengan membina hubungan tersebut. Keterampilan membina hubungan merupakan bagian dari keterampilan sosial yang menunjang kita dalam mengembangkan pergaulan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melakukan komunikasi.
  6. Berkomunikasi dengan jiwa. Tidak hanya menjadi pembicara, terkadang kita juga harus memberikan waktu kepada lawan bicara untuk berbicara. Oleh karena itu, posisikanlah diri kita menjadi pendengar dan penanya yang baik. Selanjutnya, kita diharapkan mampu membedakan antara apa yang dilakukan atau yang dikatakan seseorang dengan reaksi atau penilaian. Ingat, kita diberikan dua buah telinga dan  satu mulut, banyaklah mendengar dan sedikitlah berbicara. Dengan demikian kita mampu memahami apa yang orang lain inginkan, sehingga kita dapat memposisikan diri kita pada situasi dan kondisi yang tepat.
Itulah sedikit pembahasan Hadian Blog pada kesempatan kali ini, tentang cara mudah mengelola dan mengendalikan emosi, semoga apa yang kita baca pada kesempatan kali ini menjadikan kita lebih baik lagi untuk masa depan.
Sekian dan terima kasih.

0 Komentar untuk "Cara Mudah Mengelola dan Mengendalikan Emosi"

Back To Top -->